Muspika Ulee Kareng Gelar Rapat Koordinasi ASOKA Bersama Forkopimcam, Bahas Infrastruktur Gampong

Rapat Koordinasi Asoka dengan Forkopimcam Ulee Kareng

Banda Aceh, Ulee Kareng | Muspika Ulee Kareng menggelar kegiatan Rapat Koordinasi ASOKA (Asosiasi Keuchik Kecamatan Ulee Kareng) bersama FORKOPIMCAM Ulee Kareng pada Rabu, 7 Mei 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumoh Aceh Gampong Lambhuk dan dihadiri oleh unsur Muspika Ulee Kareng, para keuchik, ketua tuha peut gampong dari seluruh gampong dalam wilayah Kecamatan Ulee Kareng, tokoh masyarakat, serta staf Kantor Camat Ulee Kareng.

Rapat koordinasi ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus forum penyampaian aspirasi masyarakat terkait berbagai persoalan pembangunan di tingkat gampong, khususnya menyangkut infrastruktur jalan dan saluran air.

Rapat koordinasi

Dalam forum tersebut, hampir seluruh keuchik menyampaikan keluhan mengenai kondisi jalan di gampong yang masih belum teraspal dan mengalami kerusakan di beberapa titik. Bahkan, terdapat jalan berlubang yang dinilai membahayakan pengguna jalan dan telah menyebabkan beberapa warga terjatuh saat melintas.

Para keuchik berharap Pemerintah Kota Banda Aceh dapat terus meningkatkan perhatian terhadap pembangunan dan rehabilitasi jalan lingkungan demi kenyamanan serta keselamatan masyarakat.

Selain persoalan jalan, isu saluran air juga menjadi perhatian utama dalam rapat tersebut. Beberapa keuchik menyampaikan bahwa masih terdapat titik-titik saluran pembuangan air yang tidak berfungsi maksimal akibat tersumbat sampah dan sedimentasi. Kondisi itu dikhawatirkan dapat memicu terjadinya genangan hingga banjir ketika curah hujan tinggi.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Kepala Bidang Jalan Dinas PUPR Kota Banda Aceh menjelaskan bahwa Kecamatan Ulee Kareng merupakan salah satu wilayah yang setiap tahun selalu mendapatkan realisasi pembangunan jalan dan saluran air dari Pemerintah Kota Banda Aceh.

Ia meminta para keuchik untuk bersabar karena pembangunan dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah. Untuk tahun 2026, pembangunan dan rehabilitasi jalan sedang berlangsung di beberapa gampong, yakni Gampong Lambhuk, Lamglumpang, Doy, dan Ie Masen Ulee Kareng.

Sementara itu, Bapak Candra dari Dinas PUPR Kota Banda Aceh turut menjelaskan bahwa pada tahun ini terdapat beberapa titik di wilayah Kecamatan Ulee Kareng yang sedang direhabilitasi maupun dibangun saluran air baru.

Namun demikian, terdapat sejumlah kendala dalam pelaksanaannya, terutama terkait proses pembebasan lahan atau tanah milik warga. Selain itu, ia juga menegaskan bahwa tidak seluruh pembangunan saluran air menjadi kewenangan Pemerintah Kota Banda Aceh, karena sebagian saluran tertentu ditangani oleh Pemerintah Provinsi Aceh.

Melalui rapat koordinasi tersebut, diharapkan terjalin sinergi yang lebih baik antara pemerintah kecamatan, pemerintah gampong, serta instansi terkait dalam menyelesaikan berbagai persoalan infrastruktur demi meningkatkan kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Ulee Kareng.(put)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*