Sudah Dua Minggu Lebih Dusun Di Kecamatan Ulee Kareng Terbebas dari Zona Merah

Proses Monitoring PPKM

Banda Aceh, Ulee Kareng | Camat Ulee Kareng, Akbar Mirza, S.STP, M.Si memaparkan bahwa kondisi penyebaran Covid-19 di Wilayah Kecamatan Ulee Kareng saat ini sudah mulai menurun. Hal ini didasari oleh Laporan Data dan Zonasi Penyebaran Covid-19 Berdasarkan PPKM Mikro di Kecamatan Ulee Kareng. 

Akbar yang selaku Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Ulee Kareng menyimpulkan bahwa, dari 31 dusun yang ada di
Wilayah Kecamatan Ulee Kareng, seluruhnya sudah bebas dari zona merah, dan statusnya saat ini semakin membaik hingga sebahagian besarnya berada di zona hijau dan kuning. Hanya saja saat ini, masih ada 4 dusun lagi yang masih berada di zona orange.

“Alhamdulillah sudah dua minggu lebih dusun kita seluruhnya sudah terbebas dari zona merah. Tetapi masih ada 4 dusun lagi yang berada di zona orange. Selain ke empat dusun tadi seluruhnya sudah di zona hijau dan kuning. Ini semua tidak lepas dari pertolongan Allah SWT dan juga kerja tim Satgas Covid-19 Kec. Ulee Kareng”.

Akbar melanjutkan, penentuan zonasi ini berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 40 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan Papua, dan juga Instruksi Walikota Banda Aceh (Inwal) Nomor 15 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4 di Wilayah Kota Banda Aceh.

Meskipun demikian, Akbar tetap menghimbau kepada seluruh masyarakat Kecamatan Ulee Kareng untuk mematuhi Instruksi Walikota Nomor 15 Tahun 2021 tersebut, dan menghimbau masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan saat melakukan aktifitas sehari-hari.

“Saya tegaskan kepada seluruh masyarakat Kecamatan Ulee Kareng, bahwa meskipun wilayah kita sudah bebas dari zona merah, kita masih tetap harus waspada terhadap penyebaran Covid-19, dan dalam hal ini tidak bosan-bosannya menghimbau kepada masyarakat untuk mematuhi Instruksi Walikota Nomor 15, dan terus menerapkan protokol kesehatan seperti pakai masker, jaga jarak, mencuci tangan pakai sabun, dan sebisa mungkin menghindari kerumunan massa jika tidak ada kepentingan mendesak.” Putra.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


7 + 1 =